Ketika
kita menyadari bahwa satu dari banyak alasan yang membuat kita bertahan hidup,
kita ibaratkan sebuah pohon yang sebelumnya dapat menjadi sebuah tempat untuk
berlindung,
berteduh,
memanfaatkan apa yang ada pd pohon itu,
entah buahnya,
daunnya,
ataupun rantingnya,
bahkan akarnya untuk memotivasi kita bertahan hidup
walaupun kadang kita menyakiti dengan meruntuhkan daunnya, memakan buahnya mematahkan rantingnya tapi
sesungguhnya kita butuh pohon itu, butuh! butuh untuk tempat berteduh, tempat
berlindung ketika Hujan, panas bahkan petir sekalipun.
Tapi, apa yang terjadi pada kita ketika tiba-tiba ia tumbang tapi bukan mati??
Iyaaah, yang dapat kita lakukan bagaimana agar kita memanfaatkan
kembali bagian yang rusak kareana tertimpa
bagian dari dirinya sendiri itu dengan baik,
tapi apalah arti sebuah pohon yang tumbang, maka ia takan pernah akan berdiri
lagi seperti sedia kala, seperti pohon yang kuat, yang gagah yang dapat menjadi
tempat berlindung, tempat berteduh dimana kita merasakan nyaman saat ada di
antara bagian pohon itu masih utuh.
Sedikit- demi sedikit pohon itu akan digrogoti
binatang-binatang kecil yang juga memanfaatkan batang pohon itu, walaupun kita
tahu bahwa pohon itu tetap akan menumbuhkan tunas-tunas kecil untuk ia tetap
hidup tapi ketika kita selalu saja tidak percaya bahwa pohon itu akan kembali
bangkit dengan tunas yang baru maka pohon itupun akan mati. Mati pergi selamanya dan tinggal sisa
batangnya yang mungkin dapat bermanfaat bagi orang lain. Iya, orang lain yang
saaat ini kamu lindungi, kamu beri rasa nyaman. Entah kapan aku dapat kembali bersama. *mgst
