twitter


Ketika kita menyadari bahwa satu dari banyak alasan yang membuat kita bertahan hidup, 
kita ibaratkan sebuah pohon yang sebelumnya dapat menjadi sebuah tempat untuk berlindung, 
berteduh, 
memanfaatkan apa yang ada pd pohon itu,
entah buahnya, 
daunnya,
ataupun rantingnya,
bahkan akarnya untuk memotivasi kita bertahan hidup 
walaupun kadang kita menyakiti dengan meruntuhkan daunnya, memakan buahnya mematahkan rantingnya tapi sesungguhnya kita butuh pohon itu, butuh! butuh untuk tempat berteduh, tempat berlindung ketika Hujan, panas bahkan petir sekalipun.  
Tapi, apa yang terjadi pada kita ketika  tiba-tiba ia tumbang  tapi bukan mati?? 
Iyaaah,  yang dapat kita lakukan bagaimana agar kita memanfaatkan  kembali bagian yang rusak kareana tertimpa bagian dari dirinya sendiri  itu dengan baik, tapi apalah arti sebuah pohon yang tumbang, maka ia takan pernah akan berdiri lagi seperti sedia kala, seperti pohon yang kuat, yang gagah yang dapat menjadi tempat berlindung, tempat berteduh dimana kita merasakan nyaman saat ada di antara bagian pohon itu masih utuh. 
Sedikit- demi sedikit pohon itu akan digrogoti binatang-binatang kecil yang juga memanfaatkan batang pohon itu, walaupun kita tahu bahwa pohon itu tetap akan menumbuhkan tunas-tunas kecil untuk ia tetap hidup tapi ketika kita selalu saja tidak percaya bahwa pohon itu akan kembali bangkit dengan tunas yang baru maka pohon itupun akan mati.  Mati pergi selamanya dan tinggal sisa batangnya yang mungkin dapat bermanfaat bagi orang lain. Iya, orang lain yang saaat ini kamu lindungi, kamu beri rasa nyaman. Entah kapan aku dapat kembali bersama. *mgst